Langkah Cepat dan Mudah Melindungi Informasi Penting Dalam Folder PC

Lock and Hide Folder merupakan salah satu tool untuk melindungi folder yang berisi data-data penting. Aplikasi ini mampu menyediakan cara cepat dan mudah untuk melindungi informasi yang sensitif pada komputer anda dari anak-anak atau user lain yang menggunakan komputer anda, bahkan hacker sekalipun.

Dengan aplikasi ini anda dapat menyembunyikan file-file sensitif sehingga tidak dapat dilihat atau diakses. File tetap tersembunyi bahkan jika anda mengaktifkan “View Hidden Files” dalam pilihan folder Windows. Bahkan link dalam menu dokumen terakhir anda tidak akan dapat ditemukan dan diakses. Untuk keamanan tambahan, digunakan password untuk mencegah orang lain mengakses file tersebut. Anda dapat menjalankan aplikasi ini dalam mode stealth sehingga tidak ada yang tahu perbedaannya, dan menyembunyikan atau menampilkan file sensitif anda menggunakan hotkeys.

Untuk menggunakannya pun relatif cukup mudah.
Pertama, klik pada tombol “Add” dan browse untuk folder yang ingin disembunyikan. Ulangi langkah tersebut untuk folder-folder lainnya.

Langkah Cepat dan Mudah Melindungi Informasi Penting Dalam Folder PC

Langkah kedua, beri tanda checkbox untuk folder-folder yang ingin disembunyikan, lalu klik  tombol “Hide”. Setelah tombol “Hide” diklik, folder-folder yang telah dipilih tadi benar-benar telah terlindungi dan hilang / tersembunyi berkat proses enkripsi 256-bit dari Blowish Encryption.


Langkah ketiga, klik tombol “Option” lalu isikan password yang anda inginkan untuk mencegah orang lain membuka/unlock folder-folder tersebut. Pilih ketiga tanda checkbox yang ada di bawah kolom password agar setiap perubahan yang dilakukan akan memberikan peringatan kepada user untuk memasukkan password yang telah diset sebelumnya.


Catatan : Untuk memberikan pengamanan penuh pada folder-folder yang anda sembunyikan, sebaiknya pilih semua checkbox yang ada pada menu Option. Sebagai langkah privasi, anda bisa menghapus shortcut Lock and Hide Folder yang ada di desktop maupun di Windows Start Menu. Dengan begitu, tidak akan ada yang tahu bahwa anda menggunakan Lock and Hide Folder. Jangan kuatir, pasalnya anda masih bisa mengakses program ini menggunakan mode Stealth yaitu dengan menekan tombol Ctrl + Shift + Alt + M.

Bila anda tertarik dengan aplikasi ini, anda bisa mendownloadnya di www.lock-folder.com.
Read More...

Tutorial Ms Office Excel - Mengembalikan Data yang Hilang Menggunakan Fitur Backup Otomatis

Jika anda adalah seseorang yang sering bekerja dengan data yang berjumlah besar, akan sangat menjengkelkan jika data tersebut hilang. Untuk mengatasi hal itu, anda dapat menggunakan fitur backup otomatis yang ada pada Microsoft Office Excel, sehingga data yang hilang tersebut dapat dikembalikan lagi. Fitur ini berbeda dengan backup otomatis yang dimiliki oleh aplikasi Office yang lain, seperti Office Word.

Misalkan pada suatu ketika anda mengubah formula yang terdapat pada sebuah cell, lalu menyimpannya. Lalu di kemudian hari Anda sadar bahwa telah terjadi kesalahan dan tidak ingat lagi dengan tepat formula apa yang sebelumnya digunakan, atau cell yang menggunakan formula tersebut. Tentunya sangat nyaman jika Anda dapat mengembalikannya ke keadaan sebelum perubahan. Nah, fitur backup dan recovery pada Microsoft Office Excel dapat melakukannya.

Berikut ini caranya:
  1. Fitur backup pada Excel memang letaknya tersembunyi, dan harus diaktifkan dulu sebelum bisa digunakan. Caranya, klik File > Save
  2. Tutorial Ms Office Excel - Mengembalikan Data yang Hilang Menggunakan Fitur Backup Otomatis
  3. Sebagai contoh, kita akan menyimpan file yang sedang aktif, dan file tersebut akan kita simpan pada desktop. Ketik nama file lalu klik tombol Tools yang terletak di bagian kanan atas jendela (pada Office 2007 berada di bagian bawah). Lalu pilih opsi General Option.
  4. Pada jendela baru yang muncul, centang opsi Always create backup. Di bawahnya tersedia opsi untuk memberikan password pada file tersebut, termasuk pada file backup-nya. Ada dua opsi password yang diberikan, password untuk membuka dan password untuk modifikasi. Anda bisa mengisi keduanya, atau hanya salah satu. Klik OK jika sudah.
  5. Dapat Anda lihat bahwa Excel akan membuat sebuah file backup pada lokasi yang sama setiap kali Anda menyimpan file, pada contoh ini di Desktop. Klik Save sekali lagi untuk membuat backup yang pertama. File backup ini akan memiliki ekstensi xlk.
  6. File xlk ini akan membackup data terakhir pada file sebelum Anda melakukan penyimpanan terakhir. Jika ingin menggunakannya, cukup dobel klik file tersebut dan pilih opsi Yes untuk melakukan recovery/restore data sebelum proses penyimpanan terakhir.
Read More...